Twitter
LinkedIn
RSS
Facebook

Awas Jebakan Betmen Investasi Emas Abal-abal

About

I am a full Time Internet Marketer. I do enjoy all the money making online activities. I am interested in Neuro Linguistic Programming and Gardening in my spare time. Follow me on Twitter - @mramru

Minat masyarakat untuk menaruh investasinya di instrumen emas akhir-akhir ini yang cukup tinggi. Katanya investasi emas bernilai lebih besar daripada uang.Hal ini membuka celah bisnis bagi sebagian perusahaan untuk menawarkan investasi emas dengan return yang tinggi pula ke masyarakat. Ada sejumlah perusahaan yang berani menawarkan imbal hasil selangit. Anda harus cermat melihat apa sebenarnya yang ditawarkan dalam investasi emas tersebut. Berikut beberapa perusahaan jenis “investasi” emas tersebut.

Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS)

GTIS Golden Traders Indonesia Syariah

Perusahaan ini memiliki dua skema investasi yang mereka tawarkan. Pertama, skema dengan jaminan. Pada skema ini, minimal investasi 100 gram, dengan harga jual 20%–30% lebih tinggi dari harga produk PT Logam Mulia. Janji bonus antara 1,5%-02% per bulan. Skema kedua adalah titip atau tanpa jaminan. Dalam skema ini, emas yang nasabah beli harus dititipkan kepada GTIS. Pilihan jangka waktunya adalah 6 bulan dan 9 bulan dengan bonus tetap 4,5% dan 5,4% per bulan. Anda bisa lihat contoh simulasi investasi di GTIS di bawah.

Contoh Simulasi Investasi GTIS

Per 1 Maret 2013 saja emas 1 gram = Rp 566.000, bagaimana mungkin logika anda beli emas lebih tinggi dari harga pasaran? Sebenarnya cukup mudah melihat kasus ini sebagai money game. Bisnis riil seperti apa yang bisa memberikan keuntungan 64,8% (5,4% x 12) pertahun? Invest properti saja nggak sampai segitu gitunya belum lagi itu kan keuntungan nasabah teorinya perusahaan kan harus mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi untuk menutup overhead?

Saat ini, nasib nasabah GTIS sedang galau. Pasalnya, pemilik GTIS, Taufiq Michael Ong, pria kewarganegaraan Malaysia meninggalkan Indonesia dan membawa seluruh dana nasabah.

 

Virgin Gold Mining Corporation (VGMC)

VGMC Virgin Gold Mining Corporation

Perusahaan ini mengaku sebagai perusahaan investasi di bidang eksplorasi dan pertambangan emas yang bermarkas di Panama. VGMC menawarkan saham preferen. Harga emas dijanjikan bakal terus berkembang seiring perkembangan bisnis emas milik VGMC. Namun, sejumlah nasabah di daerah melaporkan VGMC ke pihak berwajib karena investasinya mulai seret. Perusahaan ini juga masuk dalam daftar situs pialang ilegal oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

 


BACA TULISAN MENARIK LAINNYA :

Komentar:


8 Komentar di “Awas Jebakan Betmen Investasi Emas Abal-abal”

  1. Janu says:

    Saya paling menghindari bisnis investasi yang menjanjikan profit pasti karena biasanya berakhir scam…

  2. Dion says:

    wkwkwkwkw…
    invest 35jt ngarep keuntungan 1,9jt perbulan..
    itu mah ngimpi..

    bayangin aja ente beli emas batangan 35jt cuman daept krg lbih 70gr..
    kenaikan emas perbulan aja mungkin gak nyampe 40k..

    misal 10gram sekarang 5.300.000..
    bulan depan naik 5.340.000 aja dah sukur bgt..

    itu ngarepnya ampe 1,9jt/bln..
    pikir 1000x dong kk..

  3. Taufik says:

    Tanpa ada maksud untuk membela, saya memastikan berita itu benar adanya, bahwa Taufik Michael Ong benar adanya telah melarikan diri dari tanggung jawabnya sebagai Dirut PT GTIS dan melarikan sebagian KECIL dana perusahaan, jadi tidak benar kalo rek GTIS sekarang ini kosong. Yang benar adalah rek GTIS di beberapa bank di Indonesia sudah dibekukan sementara atas permintaan dari MUI, dan insya Allah akan dibuka kembali tgl 4 maret 2013 setelah terbentuk jajaran direksi yang baru dan transaksi/mekanisme GTI S berjalan seperti sediakala

    Dengan ini saya menyampaikan Maklumat yg di tandatangani oleh Dewan Pengawas Syariah-MUI untuk GTI Syariah, KH. Aziddin, SE, M.Sc dan sudah diedarkan diseluruh kantor GTI S di indonesia, bahwa GTI S berjalan seperti biasa.

    Kira2 begitu ya mas.

  4. Rully says:

    Ciri-ciri Investasi EMAS yang harus Anda hindari:
    1. Menawarkan Pembelian SAHAM Perusahaan EMAS di negara entah berantah. Yg namanya jual/beli saham itu harus lewat bursa saham, bukan door to door. Jadi penawaran seperti ini dah pasti nggak bener….

    2. Menawarkan Bagi Hasil yang tidak rasional, di atas 1%/bln. Ini juga harus dihindari, terlepas dari bisnis apa yang di jalankannya, bisnis semakin besar semakin tipis untungnya, dan yang namanya bisnis, keuntungannya pasti fluktuatif, kadang besar kadang kecil bahkan rugi, jadi kalau ada yg menawarkan bisa memberikan keuntungan per bulan flat dan besar, dah pasti isinya boong…

    Logika sederhana, kalau saya punya bisnis dg keuntungan besar seperti itu, ngapain saya ngajak orang2 untuk sharing, mendingan makan sendiri aja… simple kan… jadi pasti ada udang di balik batu…

    3. Beli EMAS di harga yang lebih mahal misalnya 130%-150% lebih mahal dari harga Emasnya kemudian dapat imbal hasil 1%-4% dari harga emas yg kita beli.

    Itu artinya, dagang sambil pinjam uang Anda yg 30%-50% lebihnya itu, sementara bagi hasilnya dari 130%-150%, ini benar2 tidak masuk akal, terlepas dari ada Sertifikat MUI dan Foto Pejabat sekalipun….

    4. Beli Rumah Gratis Dgn Memainkan EMAS. Ini juga permainan yg musti dihindari, bikin pusing kepala dikemudian hari…

    Intinya, Investasi EMAS itu sederhana koq, tidak butuh PIHAK Ke 3. Persis kaya orang tua jaman dulu, punya uang beli emas, simpen udah…

    Jangan pernah cari keuntungan di EMAS, cari untung itu di BISNIS… Bangun bisnisnya, keuntungannya beliin EMAS, simpel dan sederhana… Tidak butuh Workshop berhaga jutaan rupiah….

  5. Dhea says:

    **INFO EMAS ANTAM per 8 Maret 2013**

    Stok yang tidak tersedia saat ini adalah emas dengan ukuran 50 gram yang dipatok dengan harga Rp 26.395.000 per batang. Adapun ukuran yang lainnya masih tersedia, berikut daftar harganya :

    1. Ukuran 2 gram : Rp 1.092.400 per bar
    2. Ukuran 2,5 gram: Rp 1.335.500 per bar
    3. Ukuran 3 gram: Rp 1.618.600 per bar
    4. Ukuran 4 gram: Rp 2.144.800 er bar
    5. Ukuran 5 gram: Rp 2.681.500 per bar
    6. Ukuran 10 gram: Rp 5.322.000 per bar
    7. Ukuran 25 gram: Rp 13.230.000 per bar
    8. Ukuran 100 gram: Rp 52.740.000 per bar
    9. Ukuran 250 gram: Rp 131.750.000 per bar

    Demikian info dari sy.

  6. Dave says:

    Salam semua agan2 .

    saya ingin share sedikit, silakan yang kontra atau pro saya terima2 aja…

    buat sodara sodari yang ingin investasi, tentu baik karena berpikir bagaimana uang yang ada sekarang bagaimana diusahakan berkembang untuk mengimbangi tingkatan inflasi,tidak semua orang punya pemikiran seperti itu

    bila anda menyimpan di emas,bagus,karena emas dalam jangka panjang tren harganya selalu menaik. Atau anda ingin main di properti, oke juga lah..sangat jarang properti turun(wog NJOP akan selalu naik)

    & then, sekarang sedang marak dengan investasi dimana setiap investor yang simpan uang dalam jumlah tertentu akan mendapat bunga kurang lebiih rata2 2%/bulan dari nilai uang yang diinvestasikan+ jaminan emas fisik (biasanya emas LM Antam).

    Setelah bermeditasi selama beberapa hari (cieeehhh, tidaklah, maksudnya berpikir), maka saya mulai mendapatkan kesimpulan…bahwa investasi tersebut hampir menyerempet / dapat-dapat mengarah money game……tidak setuju? baca dahulu…

    mari kita hitung :

    saya ambil contoh seandainya 1 perusahaan lembaga investasi mempunyai ketentuan bagi investor simpan 70 juta dapat jaminan fisik emas 100gram dan bunga 2%/bulan. kontrak 3 bulan
    misal Harga pasaran emas ANTAM 100gram = Rp 54 juta

    =Maka uang yang sesungguhnya dia pinjam : Rp 70 juta – (harga pasaran emas ANTAM saat itu)
    = Rp 70jt – Rp 54 jt
    = Rp 16 jt

    Bunga yang harus dibayarkan tiap bulan =
    2% X Rp 70 jt
    = Rp 1,4 jt

    jadi bunga yang harus dibayarkan kepada investor = Rp 1,4 jt X 3 bullan = Rp 4,2 juta

    Di sini yang agak menakutkan, sebenarnya berapa bunga yang dibayarkan oleh si perusahaan investasi ?

    4,2 juta / 16 juta = 26,25 % /3 bulan atau 8,75 % per bulan.
    alias 105% / tahun

    Seandainya perusahaan investasi tersebut dapat memutarkan uangnya di usaha lain dengan margin profit lebih dari 105% per tahun, tentu tidak masalah.

    akan tetapi bagaimana bila hanya sebagai kedok untuk money game?
    uang yang diperoleh dari seorang investor hanya diputarkan untuk membayar bunga investor lain?ini yang berbahaya…

    {masyarakat kita terbiasa bila mendapatkan uang mudah dari seseorang akan cenderung mempercayai orang itu untuk terus memutarkan uangnya…bukan hanya 3 bulan, bahkan 6, 12, ato selamanya, (selama masih mendapat bunga dan ada jaminan)..}

    seandainya si lembaga investasi kabur, pasti sang investor akan bersikap menolerir, “ah setidaknya gw ada simpanan emas 100 gram, yah cengli lah, rugi dikit, ntar juga harga emas naik lagi…”

    oh my…..seandainya ada seseorang yang pinjam duit sebesar 16 juta terus kabur bagaimana? marah tidak kita?……………………………………

    hanya sebagai pencerahan, silakan dipikirkan dan dipertimbangkan untuk investasi di suatu lembaga investasi tersebut.Perhatikan apa backup usaha mereka? apakah benar bisa menutupi bunga yang diberikan kepada investor?

    mungkin sekarang ada lembaga investasi yang memberikan tambahan jaminan Bank Garansi, ini lebih aman, tapi yah tetap hati-hati saja..

    buat marketing2 lembaga investasi yang kebetulan seperti lembaga yang saya ceritakan jangan tersinggung, mungkin perusahaan anda tidak seperti yang saya takutkan, saya mohon maaf sebelumnya

    terima kasih

    dave

  7. irwan says:

    sampai tgl 15 maret 2013, masih belum ada kejelasan mengenai dana nasabah GTIS akan dikembalikan atau tidak, padahal RUPS nya sudah membentuk manajemen kepengurusan yang baru. tetapi mereka belummampu mengakses rekening GTIS untuk dibayarkan ke nasabahnya.
    apakah rekening PT GTIS akan tetap dibekukan sampai waktu yang tidak jelas????
    tolong diberikan penjelasan yang transparan.
    tolong jangan bertele – tele.

Beri Komentar

[+] kaskus emoticons nartzco