Twitter
LinkedIn
RSS
Facebook

Kelemahan Teknik Investasi Kebun Emas

About

I am a full Time Internet Marketer. I do enjoy all the money making online activities. I am interested in Neuro Linguistic Programming and Gardening in my spare time. Follow me on Twitter - @mramru

Adanya cara cepat untuk mengumpulkan kekayaan berupa emas, melalui gadai emas ke perusahaan pegadaian maupun perbankan. Saya sendiri jujur tidak tertarik untuk mempelajari trik-trik untuk cepat kaya ini, jadi mohon maaf bila psotingan ini kurang detil. Pengetahuan saya sebatas apa yang disampaikan oleh penanya yang pada umumnya mengungkapkan bahwa cara untuk cepat memiliki emas dalam jumlah besar dengan harga beli yang katanya hanya sepertiga harga pasar, yang sebelumnya sudah saya jelaskan, adalah sebagai berikut :

Pertama membeli emas dengan harga normal, kemudian menggadaikannya untuk memperoleh cash 80% dari harga beli emas pertama. Setelah ditambah 20% tambahan modal, maka uang gadai yang diterima cukup untuk membeli emas yang kedua dst. Begitu seterusnya sampai suatu titik dimana emas yang dibeli tidak digadaikan lagi, tetapi dijual untuk menebus emas-emas yang digadaikan di awal.

Teorinya keuntungan akan diperoleh ketika emas naik 30% sedangkan pinjaman dari pegadaian atau bank syariah tetap/tidak naik, diluar biaya penitipan, admin dlsb. Asumsi pertama bahwa emas akan naik 30% sebenarnya tidak terlalu meleset karena memang appresiasi harga emas rata-rata tahunan dalam 40 tahun terakhir mencapai 31 %; yang perlu diingat adalah angka tersebut adalah rata-rata 40 tahun, atau rata-rata jangka panjang. Semakin pendek periode, semakin tidak pasti kenaikan ini.

Jadi kekeliruan pertama dari teori ini adalah menggunakan rata-rata statistik jangka panjang untuk men-justifikasi tujuan atau harapan jangka pendek.

Kekeliruan kedua adalah asumsi bahwa angka pinjaman dari pegadaian atau bank syariah yang tetap ( diluar biaya penitipan atau administrasi). Justru biaya penitipan atau administrasi inilah yang harus diperhatikan. Dari survey kecil saya dengan salah satu petugas kantor pegadaian pada saat saya menulis artikel ini misalnya, biaya ini bisa mencapai 1% per 15 hari atau 2% per bulan.

Kemudian dari pembicaraan serupa dengan salah satu bank syariah yang memiliki produk gadai emas, saya peroleh informasi bahwa biaya yang disebutnya sebagai biaya pemeliharaan ini mencapai Rp 5500/gram/per bulan pada saat harga emas 24 karat Rp 312,000/gram atau 1.76%/bulan.

Besaran biaya di pegadaian yang 2% per bulan atau bank syariah 1.76% ini secara rata-rata menjadi terlalu mahal untuk ngongkosi pembelian emas yang hanya mengalami appresiasi nilai rata-rata 1.46% per tahun dalam sepuluh tahun terakhir. Fluktuasi naik turunnya harga emas bulanan yang sangat tinggi, menambah risiko Anda ketika membiayai pembelian emas Anda dengan uang gadai atau pinjaman dari bank.


Lihat grafik diatas untuk ini. Ketika grafik emas berada dibawah garis merah (biaya gadai) atau garis hijau (biaya bank), maka Anda pasti rugi. Kerugian ini bisa Anda ketahui dengan melihat net worth (jumlah emas terkumpul dikurangi jumlah hutang gadai/bank) yang lebih kecil dari jumlah dana yang sudah Anda tanamkan pada investasi ini.

Memang bisa jadi ada yang menjadi kaya mendadak dengan cara ini ketika grafik emas berada diatas grafik biaya gadai atau grafik biaya bank, tetapi karena frekuensi dibawah kurang lebih sama dengan frekuensi diatas, maka peluang untuk untung atau rugi mirip dengan peluang ketika Anda melempar koin – bisa keluar kepala (head), bisa pula keluar ekor (tail) – atau 50/50 peluangnya.

Berdasarkan data-data tersebut diatas-lah, maka saya tetap tidak menganjurkan membangun kekayaan melalui proses hutang/gadai. Gadai adalah produk yang sangat baik pada pada saat Anda membutuhkan dana yang cepat dengan cara yang relatif mudah, namun gadai dalam pemahaman saya tidak diperuntukkan sebagai instrument investasi.

Jadi bukan investasi emas-nya yang tidak menarik, dengan rata-rata appresiasi nilai bulanan 1.46% per bulan atau 17.52 % per tahun dalam 10 tahun terakhir, investasi emas tetap sangat menarik untuk kebutuhan investasi jangka panjang seperti biaya pendidikan anak, dana pensiun dlsb. karena angka ini masih jauh lebih tinggi dari rata-rata hasil investasi deposito dan sejenisnya. Yang tidak menarik adalah bila dana untuk investasi tersebut Anda peroleh dari uang gadai atau pinjaman bank, dana-dana ini bisa jadi lebih mahal dibandingkan hasil yang bisa Anda harapkan kalau hanya mengandalkan appresiasi harga emas pada periode yang sama.

Investasi terbaik tetap memutar dana Anda di sektor riil, namun ini masih terlalu sulit bagi kebanyakan orang.

Bagaimana pendapat Anda?

Thanks to : Mas Muhaimin Iqbal.


BACA TULISAN MENARIK LAINNYA :

Komentar:


89 Komentar di “Kelemahan Teknik Investasi Kebun Emas”

  1. Gunawan Setiabudi says:

    sedikit komentar..

    1. kayaknya biaya pemeliharaan dihitung deh di contoh e-booknya itu… yang menurut saya keliru di contoh e-book adalah harga emas yang diitung samaaaaa terus sampe pada saat pelepasan.. itu yang tidak bisa.. karena harga emas kan fluktuatif.
    2. gambar grafik anda.. harga emas emang berfluktuasi.. tapi harga pemeliharaan kok tetap? mestinya kan bertambah terus seiring waktu, dari situ keliatan kalau harga emas bisa ngejar biaya atau tidak.. tolong saya dikoreksi bila salah.. trims..:)

    • dedi says:

      jujur aja teknik ini sudah lama saya ketahui, tapi karena rasa penasaran saya yang gede akhirnya “nekat” beli ebooknya n gabung di kebunemas.

      padahal beli gak beli sama aja, lha wong dah tau metodenya. saya juga akhirnya kejeblos gadaikan perhiasan saya untuk investasi.

      setelah dihitung2 lagi malah rugi..

      cuma karena rasa penasaran inilah akhirnya saya bisa buat itung2an yang cukup “safe”, bisa membandingkan keuntungan 10%, 12%, 15% sampai seterusnya.

      untungnya saya juga invest jangka panjang dengan cara mencicil, setidaknya untuk mem”backup” kesalahan saya sebelumnya terlalu nekat ikut metode ini dg hantam kromo..

      ini saya cuplik dari http://investasi-tips.blogspot.com/

      Anda ingin investasi jangka panjang atau jangka pendek?
      Metode kebunemas hanya cocok untuk jangka pendek, bukan untuk jangka panjang.

      Kalo gak percaya coba aja itung2an secara manual, karena investasi jangka panjang adalah investasi dengan pembelian emas secara konvensional, beli lau simpan shg tidak ada biaya pemeliharaan dan penitipan.

      Bayangkan kalau di perhitungan biaya pemeliharaan sebelumnya HANYA Rp.2.500,- /gram/bulan
      ==> Rp.2.500,- x 25gram x 12bulan = Rp.750.000,- /tahun.
      sekarang menjadi
      ==> Rp.5.000,- x 25gram x 12bulan = Rp.1.500.000,-/tahun.
      kalau anda membeli 11 keping 25 gram lalu menggadai 10 keping berarti dalam masa gadai setiap 4 bulan anda harus menyiapkan dana Rp 5 JUTA untuk membayar biaya pemeliharaan.
      Atau Rp.1.250.000,- tiap bulannya !!!

      coba kalikan saja untuk berapa bulan atau berapa tahun..trus coba kalau kenaikan cuma 15% dalam 1 tahun

      yang bilang investasi metode kebunemas untuk jangka panjang pasti tidak pernah melakukan investasi pembelian emas dengan sebenarnya.. dan hanya mencari untung dari penjualan ebooknya..

      Tapi untuk jangka pendek masih tetap bisa MENDAPATKAN KEUNTUNGAN LUMAYAN

      Coba cek di http://investasi-tips.blogspot.com/
      anda bisa dapat link dimana memperoleh ebook kebunemas gratis

  2. walyda says:

    Tapi ini sdh terbukti, sy bisa punya beberapa emas batangan dgn menjalankan cara ebook P Rully

    • iwan says:

      andaomong kosong kl terbukti lah wong bang amru sdh ngasih hitungan dan beliau sdh survei jd anda (walyda) termasuk org gila

    • mira says:

      tergila-gila pada emas; itulah yang terjadi pada saya.
      saya gak ngerti dengan berkebun emas atau investasi semacam itu.
      yang saya tahu semua diawali ketika SD dulu dari uang hasil nambang lebaran dikasi tante Rp. 50.000,- udah dapat kalung 2 gram serasa gaya banget tuch!ketika itu dengan uang Rp. 70.000,- udah dapat 2.5 gram (1 mas 24 karat). kalo sekarang harganya udah Rp. 1.3000.000,-. sedangkan uang nambang gak ada yang bakal ngasi langsung Rp. 800.000,- (kecuali THR).
      sistem yang saya jalani hanya menggadaikan 10,1 gram yang saya miliki ke BRI syariah. dapat dana sekitar Rp. 3.918.000,- dengan biaya simpan kurang dari Rp.60.000,-/ bulan; uang yg saya dapat langsung dibelikan lagi emas 7.5 gram.
      saya tidak menghitung untung rugi, tapi hitung-hitung menabung namun mendapatkan emasnya diawal bukan sistem angsuran seperi program Kepemilikan Logam Mulia.
      dari pengalaman saya uang rupiah yang saya miliki dari waktu ke waktu semakin tiada harganya sedangkan emasku yang dibeli dlu semakin kemilau.
      invest ini memang bukan untuk cepat kaya; karena bagi saya kaya mendadak hanya dengan dapat undian lotre atau warisan.

  3. zard says:

    yah begitulah.. ide gila seh, tp HIGH RISK HIGH GAIN kan.. and kebiasaan orang Indonesia demennya unhedging.. Gali lubang tutup lubang.. Thx for share pak, dapet gambaran lansung inti dari e-booknya tanpa perlu buang duit 250k dan ga perlu membaca yg rata2 cm link referensi..

  4. Tsaqifah Rizfira Saybani says:

    wah terima kasih grafiknya.. kok saya semakin tertarik setelah melihat ini ya… :
    dari grafik dilihat bahwa penurunan tertinggi selama ini dr tahun 2000 ada di kisaran -10% s/d -15%. gimana kalo kita beli emas disaat itu.. keliatannya bakal mental lagi keatas tuh …. and sell ketika sudah diatas 10-15 % juga…

  5. Heni says:

    Seperti di jelaskan di eBooknya itu hanya sekedar contoh untuk pemahamam tentang caranya…memang betul kenyataannya akan ber-flutuasi…biaya titip/pemeliharaan biasanya mengikuti perkembangan harga emas. Itu pasti….

    Mengenai biaya titip yg tinggi…memang ada bank yg sampai biaya titipnya Rp 5.500/gram … itupun tidak di sarankan di eBook. Banyak koq Bank yg biaya titipnya cuma 2500-3500/grm/bln (Bank Riau, Bank Jabar, Bank Mega, Bank Kaltim, dsb) intinya adalah memang mencari biaya titip yg murah…dan semakin lama biaya titip ini karena persaing akan menjadi sangat kompetitif….

    Biaya titip 2500-4000/grm/bln berarti sekitar 1% dari harga emas saat itu….menurut saya sangat masuk akal konsep ini untuk di terapkan…saya pernah mengikuti seminarnya pak Rully, ia juga bilang bahwa ini bukan bisnis….ini adalah bagaimana mempertahankan daya beli anda di masa yang akan datang…investasi emas memang bukan investasi jangka pendek…ia pun tidak menyarankan uang yg akan anda pakai dalam kurang dari 1 tahun di belikan emas…. apalagi kalau lihat pembahasan beliau dgn konsep gadai di Mega, menurut saya sangat menarik sekali bila di bandingkan dengan cara menabung biasa….coba lihat di forumnya kebun emas…. mohon maaf sebelumya saya bukan mo belain tapi ya ini yg saya fahami setelah baca buku, diskusi di forumnya dan hadir di seminarnya…. Cukup baiklah kalau menurut saya di saat masyarakat ini lebih seneng konsumtif kan lebih baik di arahkan ke investasi seperti ini…

    • Rasanya dengan hitung2an pake kalkulator aja ketauan kok mbak, kalo metode ini tidak bisa dilakukan untuk jangka panjang.

      Berikut petikan dalam ebooknya yang kontradiktif sekali dengan kalimatnya bahwa investasi emas adalah untuk jangka panjang:
      Kalau harga naik 30% kurang dari satu tahun maka keuntungan lebih banyak lagi karena biaya jasa titip menjadi lebih rendah.

      Ayo itung2an lagi deh mbak..

      saya lebih setuju dalam ulasan blog ini http://investasi-tips.blogspot.com

  6. hobipc says:

    Untuk investasi ini sebaiknya dipantau harga emas dunia dan USD terhadap IDR. Kalau kita beli emasnya kemahalan juga akan berbahaya untuk investasi. Bila belinya di sekitaran 330 ribu per gram, sekarang ya manyun. Ingat kenaikan harga emas dunia kemarin karena hedge funder diatur sama US agar tidak memainkan minyak, sehingga mereka main emas. Menurut saya prudent itu penting ya.. Tapi menurut saya ini lebih aman dibandingkan dengan main pasar emas derivatif. Kalaupun nilai emas turun barangnya masih ada.
    Saya pengalaman main emas di marketiva wew.. deg-degan.. :P

    Fafan Afandi Rachman

  7. AGUS MUHAMMAD ARIEF says:

    Banyak instrumen investasi.. Tidak ada yang terbaik untuk semua orang. Adanya adalah instrumen yang pas untuk situasi dan kondisi tertentu. Karakteristik individu menjadi faktor penentu..Kebun emas layak diapresiasi untuk mengurangi "budaya konsumtif" kita

  8. jabon says:

    intinya,,jangan gali lobang tutup lubang,lebih baik inves di bidang riil,seperti perkebunan,jabon

  9. anankp says:

    maaf kalo pertanyaan saya kurang mengena. saya sendiri blm baca ebook maupun ikut seminar kebun emas. tp apakah sudah diperhitungkan zakat dari kepemilikan emas dg cara tersebut? jika perhitungan amru ditambahkan unsur zakat bgm?apa tetap akan sama hasil perhitungannya? thx

    nb : saya menanyakan zakat krn slogan pak rully sendiri yg mengatakan bisnis ini bukan riba jd tak ada salahnya jika saya menyinggung soal zakat

  10. zulhamdi says:

    “bila dana untuk investasi tersebut Anda peroleh dari uang gadai atau pinjaman bank, dana-dana ini bisa jadi lebih mahal dibandingkan hasil yang bisa Anda harapkan kalau hanya mengandalkan appresiasi harga emas pada periode yang sama.
    Investasi terbaik tetap memutar dana Anda di sektor riil, namun ini masih terlalu sulit bagi ”

    pernyataan ini emang betul jika dibanding dgn investasi emas…tp klau seorang pebisnis sprti sy yg main disektor riil dan juga memainkan investasi kebun emas bersamaan jelas untung berkali2….tulisan yg diatas yg perlu dikoreksi adalah Cash 80%..yg benar adalah bisa mencapai cash 93%

  11. anton says:

    Bos, ngomong2 ente udah njalanin investasi ini atw belum? krn kalo dilihat dr tulisan anda, anda sepertinya cuma “baru membaca” e-book/ literaturnya saja.

    • Amru Sahmono says:

      investasi emas memang baik, siapa yang tidak tertarik boss? saya hanya melihatnya dari sudut pandang yang berbeda, perlu anda ketahui, informasi yang anda terima perlu dicerna dulu, jgn langsung ditelan bulat-bulat

  12. kapan ane bisa investasi.modal aja lum punya gan..hehee

  13. na says:

    klo sy mnding berkebun emas,sambil nabung di bank,target tahun depan emas dapat di tebus dan di miliki dari hasil nabung di bank,ini motivasi kita untuk nabung lo…itung aj berapa tabungan wajib anda per bulan…nah dari tabungan dapet bunga jg kn!!klo emas ada kenaikan harga,nilai plus jg kan!!yg jls mslh biaya titip or gadai sdikitnya bisa tertutupi dr bunga bank…yg kita buru motivasi nabung dan kepemilikan emas..selamatkn pendapatan hasil kerja anda..itu intinya..maklum anak muda pengen ini pengen itu..mo bisnis lum mantap…iya c berbisnis lebih cepat kaya..tp hati2 gak tau ilmu’y bsa2 bangkrut..nah sambil berjalan ni program investasi emas..cari tu peluang n ilmu bisnis..klo udh py modal emas n kematangan untk brbisnis udh mantap..kpn n dimanapun bsa kita cairkan dana untk berbisnis..mudah,praktis n gak pake ribet.tapi inget jgn jual tu aset emas..sayang lo..gadai aj lg..inget!!jadikan emas anda sbgi motivasi mengembalikan aset anda dlm berbisnis..ok,,doain yc target 250gr..

    • Amru Sahmono says:

      i like ur comment mr nana :) semoga mendapat keuntungan berlimpah..

    • ini saya cuplik dari http://investasi-tips.blogspot.com/

      Anda ingin investasi jangka panjang atau jangka pendek?
      Metode kebunemas hanya cocok untuk jangka pendek, bukan untuk jangka panjang.

      Kalo gak percaya coba aja itung2an secara manual, karena investasi jangka panjang adalah investasi dengan pembelian emas secara konvensional, beli lau simpan shg tidak ada biaya pemeliharaan dan penitipan.

      Bayangkan kalau di perhitungan biaya pemeliharaan sebelumnya HANYA Rp.2.500,- /gram/bulan
      ==> Rp.2.500,- x 25gram x 12bulan = Rp.750.000,- /tahun.
      sekarang menjadi
      ==> Rp.5.000,- x 25gram x 12bulan = Rp.1.500.000,-/tahun.
      kalau anda membeli 11 keping 25 gram lalu menggadai 10 keping berarti dalam masa gadai setiap 4 bulan anda harus menyiapkan dana Rp 5 JUTA untuk membayar biaya pemeliharaan.
      Atau Rp.1.250.000,- tiap bulannya !!!

      anda kalikan saja untuk berapa bulan atau berapa tahun..

      yang bilang investasi metode kebunemas untuk jangka panjang pasti tidak pernah melakukan investasi pembelian emas dengan sebenarnya.. dan hanya mencari untung dari penjualan ebooknya..

      Coba cek di http://investasi-tips.blogspot.com

      Disana bisa tanya jawab dengan pemilik blognya

  14. mang_opik says:

    sy bru aja beli emas, tapi lsg gadai. krn sy bli emas untuk tujuan berbeda yaitu buat emas kawin yg pernikahannya insyaallah dilaksanakan bulan des. tp krn blm punya uang cukup buat bli emas kawin dgn qty yg sy janjikan ke mempelai, so sy beli lsg gadai dgn qty yg diharapkan, uang seadanya. sy lakukan itu krn melihat dr perkembangan harga emas yg sgt tdk terprdiksi dan pelan2 naik trus, siap2 kl andai bulan depan trnyt harga emas melonjak trus jd sy putuskan utk gadai biar dpt emas dgn harga skrg tapi dilunasin nanti ktk sy sdh cukup uang.

    dari pengamatan sy, emas memang bagus utk investasi terutama menggunnakan sistem gadai. tetapi resiko mengintai terlalu dekat apabila cara gadai ini dipakai dengan jangka waktu terlalu pendek dan dgn qty terbatas.. dan buat dijadikan bisnis, cara gadai adalh cara yg cukup lambat utk dijadikan bisnis utama krn qta hanya akan bersifat menunggu, dalam artian qta akan terus menungguu sampai hargany sesuai dengan keinginan ataupun sudah dalam posisi yang akan mendatangkan margin.

  15. Indra Popeye says:

    Bagi saya tetap bagus, karena sudut pandang saja yg berbeda, sebab kalo anda bermain di pasar dari toko ke toko mas anda akan dekat dengan pemilik toko sehingga kadang toko mas tersebut butuh emas untuk menutupi kontraknya, telpon anda akan berdering setiap saat karena kewalahan permintaan, kalo anda sudah bermain dipasar selisih keuntungan Rp 1000 saja kita bisa untung apalagi kalo 30%, jadi kalo standart anda jangka panjang dari pergerakan grafik itu terlalu lama sedangkan pergerakan emas setiap hari, maaf saya tdk bisa ditailkan karena terlalu panjang, anda bisa kontak saya 081266229080 Indra Popeye

  16. aira says:

    ada yang masih membingungkan menurut saya, setelah saya coba cari info, maksimal jangka waktu gadai emas di beberapa bank hanya 4 bulan, sedangkan dari penjelasan2 di atas, gadai emas akan lebih menguntungkan jika dilakukan jangka panjang. bagaimana cara mengatasi hal seperti itu? makasih penjelasannya :)

  17. dedi says:

    Silahkan order file perhitungan excel ke saya dan anda bisa dapat link dimana memperoleh ebook kebunemas gratis

    ======================
    Anda ingin investasi jangka panjang atau jangka pendek?
    Metode kebunemas hanya cocok untuk jangka pendek, bukan untuk jangka

    panjang.

    Kalo gak percaya coba aja itung2an secara manual, karena investasi jangka

    panjang adalah investasi dengan pembelian emas secara konvensional, beli

    lau simpan shg tidak ada biaya pemeliharaan dan penitipan.

    Bayangkan kalau di perhitungan biaya pemeliharaan sebelumnya HANYA

    Rp.2.500,- /gram/bulan
    ==> Rp.2.500,- x 25gram x 12bulan = Rp.750.000,- /tahun.
    sekarang menjadi
    ==> Rp.5.000,- x 25gram x 12bulan = Rp.1.500.000,-/tahun.
    kalau anda membeli 11 keping 25 gram lalu menggadai 10 keping berarti

    dalam masa gadai setiap 4 bulan anda harus menyiapkan dana Rp 5 JUTA

    untuk membayar biaya pemeliharaan.
    Atau Rp.1.250.000,- tiap bulannya !!!

    coba kalikan saja untuk berapa bulan atau berapa tahun..trus coba kalau

    kenaikan cuma 15% dalam 1 tahun

    yang bilang investasi metode kebunemas untuk jangka panjang pasti tidak

    pernah melakukan investasi pembelian emas dengan sebenarnya.. dan

    hanya mencari untung dari penjualan ebooknya..

    Tapi untuk jangka pendek masih tetap bisa MENDAPATKAN KEUNTUNGAN LUMAYAN

    Coba cek di http://investasi-tips.blogspot.com/
    anda bisa order file perhitungan dapat link dimana memperoleh ebook kebunemas gratis

  18. Amru Sahmono says:

    thank buat komennya, kebun emas memberi opsi tersendiri untuk orang-orang tertentu, mau jangka pendek atau jangka panjang itu pilihan masing-masing, kan tergantung harga emasnya, naiknya berapa.

    selamat buat mas dedi buat self learningnya, memang guru yang paling berharga adalah kesalahan masa lalu

  19. Asrarruddin says:

    Saya sendiri kurang setuju dengan berkebun emas, karena selain dana awal untuk membeli emas yg kemudian digadaikan, kita perlu dana tambahan lagi untuk membeli emas yg kedua. begitu pula selanjutnya.. dengan mempertimbangkan harga sewa dan kemungkinan jatuhnya harga emas karena sudah terlalu tinggi, saya fikir tetap ada risiko yg mengancam.

    Kalau saya lebih suka yg benar2 berisiko sekalian, karena saya transaksi di forex. Alhamdulillah tiap bulan dapat 30%.

  20. dwi purnomo says:

    email2an yuk ama gua di dwipurnomo123@yahoo.co.id

  21. bossgabber says:

    Wow.

    Itu lah Kebun Emas Versi 1.0 dan derivatives-nya sampe entah level berapa.

    Dengan berlangsung-nya ide tersebut selama ini, terlepas pro dan contra, terlepas dari high risk therefore high return, dan lain sebagainya; bagaikan software yang terus berkembang dengan bug-fix patches, harus-nya kita semua saat ini udah memiliki Kebun Emas Versi 2.0?

    Sepertinya, juragan-juragan sudah bisa ‘share’?

    Terima kasih

  22. rizky says:

    terima kasih informasinya,

    kalau lebih mendalam kajiannya lebih bagus

  23. widi says:

    Bingung aahhh….selama ini sy hy bisa beli emas yg kecil2, krn dananya kecil, walaupun mulai tertarik kebun emas, sy belum berani ikutan kebun emas.
    Yaach mungkin agak jadul investasi sy, tp lumayanlaah…dikit2 beli emas 2-5 gram, pas ada invest tanah dgn harga agak miring jual tuh emas2 yg kcil2, lumayan deh dapet 1 kapling….Niatnya cuma satu drpd duit abis utk barang konsumtif, mending ditabung ke tanah, gak ribet nyimpennya, gak pakai biaya pemeliharaan, yg penting statusnya hrs SHM, lumayanlaah berkebun lombok aja yuuk, mumpung lombok mahal hehehe…

  24. ri says:

    banyak yang koment nih tapi ga pada yang ngasih solusi yang bijak bagaimana bila saudara-saudara kita yang lain ingin tetap berinvestasi dengan emas.
    pada yg mengeroksi ebookp rully ya, buku ebook yang dari ferry itu apa ga kupas tuntas juga untung rugiya trik yang dia berikan
    ?

  25. Semua tinggal dari perspektif mana kita memandang.
    Pengalaman dan ketepatan kita berinvestasi akan sangat mempengarui hasil kita. Hobi dan pengalaman investasi masing masing individu berbeda pula. So Trading emas atau invest emas batangan yang tepat? Ini topik yang berbeda. Kalau trading bisa tiap hari fluktuatif, jadi kita bisa transaksi tiap hari. Tapi kalau invest batangan,.. ya tunggu berapa hari? ini yang sistem konvensional. Kalau ingin fluktuatif tiap hari ya main di trading emas berjangka aja,.. gimana,..

  26. funyoo says:

    Investasi menggulung emas banyak diminati banyak orang berbondong-bondong ingin ikut investasi. Perlu diketahui bahwa ternyata investasi di cabe juga lebih oke loh coba hitung dari harga Rp. 5.000,00 / kg sekarang menjadi Rp. 100.000,00 lebih mantab lagi bro. Selamat berinvestasi.

  27. banie says:

    kalau saya sih begini:
    pertama beli emas 25 gr batangan saat saya beli 25xRp.405.000
    =10.125.000+biaya cetak Rp.150.000,=Rp.10.275.000.-
    Gadai 93%xRp.10.275.000.-=Rp.8.645.000.-
    Sewa tempat Rp.108.150+administrasi Rp.5.000.- =Rp113.150,- / bulan.
    Artinya kita pinjam uang dan membayar jasanya kurang lebih = 113.150/8.645.000×100%=1,32% sebulan
    Pendapat saya : Jika harga emas tidak naik,wajar dong saya pinjang di bank dengan membayar jasa 1,32% sebulan
    Tetapi jika emas naik wooww saya bisa pinjam gratis dan bahkan dapat untung.Mana ada bank yang kita pinjam gratis ( tanpa bunga)
    Lebih mantap lagi uang yang kita pinjam di bisniskan lagi nah kalau nggak bisa boleh kan beli emas lagi..
    He…he…he wassalam

  28. banie says:

    kalau saya sih begini:
    pertama beli emas 25 gr batangan saat saya beli 25xRp.405.000
    =10.125.000+biaya cetak Rp.150.000,=Rp.10.275.000.-
    Gadai 93%xRp.10.275.000.-=Rp.8.645.000.-
    Sewa tempat Rp.108.150+administrasi Rp.5.000.- =Rp113.150,- / bulan.
    Artinya kita pinjam uang dan membayar jasanya kurang lebih = 113.150/8.645.000×100%=1,32% sebulan
    Pendapat saya : Jika harga emas tidak naik,wajar dong saya pinjang di bank dengan membayar jasa 1,32% sebulan
    Tetapi jika emas naik wooww saya bisa pinjam gratis dan bahkan dapat untung.Mana ada bank yang kita pinjam gratis ( tanpa bunga)
    Lebih mantap lagi uang yang kita pinjam di bisniskan lagi nah kalau nggak bisa boleh kan beli emas lagi..
    He…he…he wassalam :tkp

  29. muhammadnur says:

    ada nggk investasi yg lebih bagus dari pd investasi emas batangan ???????….

  30. dhany says:

    sekedar alternatif investasi emas, ada program mulia (murabahah logam mulia untuk investasi abadi), yaitu pembelian emas lantakan PT. ANTAM dengan cara cicilan dengan biaya 1% perbulan dan uang muka mulai 25%. info langsung aja ke Perum Pegadaian terdekat, trims

  31. Ake says:

    Saya baru invest, tepatnya nyicil, logam mulia Emas 5 gram di Pegadaian. Karena masih coba-coba dan modalnya kagak cukup, jadi saya pilih skema terkecil

    Emas 5 gram, asumsi harga Rp421.500/gram.
    Harga cash Rp2.175.875. Saya nyicil selama 3 tahun (36 bulan) dengan DP Rp1.222.504 dan cicilan Rp41.505/bulan.

    Bulan depan, kalau saya ada modal DP, saya mau nambah cicilan 5 gram lagi. Skemanya sama dengan yang diatas.

    Rencananya, saya akan melakukan invest ini enam bulan berturut-turut. Kalau diasumsikan, selama enam bulan kedepan harga emas tidak signifikan fluktuatif, maka total cicilan tetap saya kira-kira Rp41.505 X 6 = Rp249.030/bulan selama 3 tahun (36 bulan).

    Pas semuanya lunas ditahun ketiga, saya sudah memiliki emas 30 gram.

    Waktu saya nikah, April 2009, harga emas Rp320.000/gram. Dua tahun kemudian, Maret 2011, harga emas sudah Rp421.500/gram. Ada kenaikan sekitar Rp100.000/gram dalam dua tahun.

    Saya pernah baca artikel di Kompas, seorang anggota DPR RI membeli emas 100 gram ketika anak pertamanya lahir di tahun 2001, dengan harga Rp8,7 juta. Di tahun 2011 ini, 10 tahun kemudian, harga emas 100 gram itu sudah berkisar Rp40 juta.

    Bla.. bla… bla..

    Untuk menghindari biaya titip dan bea-bea lainnya, tiga tahun nanti (setelah semuanya lunas) saya putuskan menaruh emas saya dibawah kasur, untuk dijual 10 tahun kemudian. Merdeka!!! Hehehe…

  32. andizoe says:

    Thanks Mas Amru atas pencerahannya. Semula sempat tergoda dg kebun emas, akhirnya kembali ke kitah awal, invest lgsg emas batangan… disimpan sendiri aja, nunggu apresiasi emas.
    Sisi positif teknik kebun emas (mgkn) adalah membuat orang disiplin menabung (termotivasi untung besar) shg bisa mengurangi budaya konsumtif. Tp ya gitu, tetep hrs hati2, krn semua berdasar asumsi-asumsi, yg bisa jd berbeda dg kondisi nyata di lapangan.
    Yg penting, hilangkan keinginan tuk jd kaya scr instan.

  33. Untuk mengamankan investasi lebih sempurna,
    dalam berinvestasi emas batangan Antam untuk di biakkan dgn berkebun emas, saya bagi pengalaman nih.

    Investasi gadai emas memang briliant, HANYA apabila anda dapat memastikan bahwa harga emasnya akan naik, atau minimal tetap.
    untuk itu belilah emas di tempat penjualan emas yang mempunyai program garansi harga. alias bersedia beli balik dengan harga sama dengan harga saat agan beli.

    Jadi kalau harga emas di pasaran lebih tinggi, silakan jual di pasaran, kalau turun, tetap bisa jual balik ke kami, tanpa ada potongan apa pun
    Bagi yang mau infonya, silahkan hubungi saya

  34. irman says:

    semoga semua dlm keadaan baik.
    Teman2 gue punya modal 50jt, baiknya investasi apa yah, tlg beri pandangan spy hasilnya menguntungkan. Tuk info saya tgl di Makassar… makasih tuk semua

  35. aan says:

    saya sangat setuju dengan yg diatas pada saaat pertama kali ini disampaikan kepada saya, cuman emang mas dulu sebelum berkebun emas ini booming biaya titip emas itu flatt per bulan untuk 25gr (kisaran 5 ribu) namun setelah adanya cara sukses ini semua pegadaian atau pun tempat gadai lainnya menetapkan berdasarkan prosentase dan nilainya gak beda jauh dengan bunga bank yang ada skg ini 1-2% per bulan (ini yg bikin beda dgn cara berkebun emas skg dngan cara pertama dulu alias jaman dulu) klo ada yg coment beli pas turun jual pas naik mending trading saham aja klo bisa nentuin pas turun dan bisa nentuin jual pas naik hehehehe

  36. khairunnisa says:

    sy sdg mencoba sistem gadai emas di salah satu bank syariah. setelah 4 bulan berjalan sy evaluasi lg, ternyata bukannya untung malah rugi biaya penitipan. asumsinya, untuk antam 100 gr modal awal sekitar 6 juta ditambah biaya administrasi, setelah 4 bulan, sy membayar uang titipan sebesar 850rb, tapi uang jaminan yg semula sekitar 34 jutaan naik mengikuti kenaikan harga emas mjd sekitar 38 jutaan. yang mana uang tersebut tetap akan sy keluarkan pd saat menebus emas tsb, dan akan terus naik mengikuti harga emas dipasaran. trus buat apa sy gadai emas utk investasi, sementara pihak bank tetap dg iming2 keuntungan tsb ? apa bedanya sy gadai emas sekarang dg sy beli emas kapan2 ?
    saran sy, gadai emas bagus untuk mendapatkan dana secepatnya, tp untuk investasi,, hoho sebaiknya di bidang lain…

    • Amru Sahmono says:

      trima kasih sharingnya mba nisa, bertambah lagi knowledge u/ teknik investasi emas. semoga emasnya bertambah lagi yaaaaaaaaaaa :)

  37. hiro says:

    orang kita memang suka sesuatu yang mudah dan terlihat wow, dengan headline besar2 seolah2 keuntungan sudah pasti nyata
    kalau mau berpikir sebentar tentang teori kebun emas itu, kalau saja mau dan tidak termakan bumbu2, logika nya kan simple aja seperti ygdi bilang di artikel di atas. yang namanya untung (baik mau kebun emas kek, kebun kelapa kek, kebun jeruk kek atau apapun juga) adalah jika hasil investasi menutup modal.
    nah jika modal (yaitu semua biaya gadai+penyimpanan etc) bunganya 12% per tahun, dan jika harga emas per tahun bisa melebihi itu ya untung. kalau kenaikan emas kurang dari itu ya rugi.. as simple as that
    cm dgn metode gadai2an seperti yg di umbar2kan di buku2, kalau untung ya lebih berlipat krn berani ambil resiko lebih tinggi minjam uang lebih banyak ke pegadaian… kalau rugi ya jg rugi lebih banyak.
    intinya mau high gain, ya siap2 jg untuk high risk.
    ada benarnya org yg koar2 bisa dapat untuk banyak dgn sistem ini.. tapi ya itu kalau beli emasnya lagi di good timing alias bisa dapatkan keuntungan melebihi modal.

    sederhana khan logikanya.. sama kaya main fx pakai leveraging call (Atau main saham pakai uang hasil personal loan misanya), ya kl untung berlipat, kalau rugi jg berlipat tergantung seberapa dan berapa tepat kita bet.

    • Amru Sahmono says:

      super sekali bang hiro
      itulah gunanya otak, digunakan untuk berpikir, banyak informasi dan sumber daya diluaran sana, akhirnya kita sendirilah yang menentukan keputusannya.

      sukses bang! :)

  38. jay says:

    Teknik berkebun Emas kayaknya telah memicu kita untuk berinovasi dengan berbagai cara. Sekarang beberapa bank syariah meluncurkan berbagai program untuk menjaring nasabah emas. Disini saya ingin sharing sedikit, kalau anda ingin investasi emas, saya akan tunjukkan caranya. Syaratnya anda tinggal di jakarta. Investasinya sekitar 15 jt untuk 100 gram LM. Dan yang menarik setiap bulan anda bisa dapat penghasilan tetap Rp 600 ribu selama 6 bulan, bisa diperpanjang lagi sampai waktu yang tidak terbatas. Anda hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp 15 juta (fluktuatif sesuai harga emas), tidak perlu bayar biaya lain-lain, seperti bayar sewa tempat, biaya administrasi, asuransi dsb. Investasi dijamin aman karena di bank syariah, anak perusahaan bank terbesar di indonesia. Kalau ada yang berminat email ke agustianto@gmail.com

  39. dony says:

    Mantaps..Artikel ini….Thanks..semuanya..

  40. Seno Abdillah says:

    hmmm, saya kurang mudeng nih… tapi coba saja kalau dipake perbandingan:
    Saya pinjam 150jt ke Bank dengan cicilan 2.100.000 selama 10 tahun yang berarti total uang yang dikeluarkan untuk nglunasin pinjaman 2.1 jt x 10 x 12 = sekitar 252 jt – 300 jt lah.

    Kalao uang 150 jt saya belikan emas yang saat ini 530 rb maka saya dapat = 150 jt/ 530 rb = 283 gram dan menurut perhitungan yang saya pernah lihat di salah satu buku, menurut perhitungan dia 10 tahun lagi emas 1 gram 3jt (setiap tahun 30%) [nyesel tahun kemarin harga 300 rb an gak beli emas], jadi uang yang balik adalah 283 gr x 3jt = 849.000.000

    Atau dibeli rumah seharga 150 jt yang dimana kenaikan per tahun adalah 10%-30% tergantung daerah, ambil media 15%. Jadi nanti harga rumah 10 tahun lagi :770 jtan (tapi bisa ditinggalin dan beranak pinak atau dikontrakkan)

    atau memang yang sudah dipraktekkan oleh istri saya, dengan modal 5-8 juta investasi di sektor riil (dagang tas, asesoris atau apa saja ) perbulan bisa untung nett 2-3 jt. Jadi invest yang bagus adalah invest di sektor riil dengan keluarga dulu (bapak, anak, atau istri – jangan keluarga luar ponakan atau yang lain… banyak nipunya) dan kedua BELI RUMAH sebisa mungkin dan baru Emas dengan tehnik apapun pasti untung asal niat….

    thanks kalo ada pencerahan yang lain.

  41. Nuno Agassi says:

    Dear All…my bro n sist…

    Menurut ulasan demi ulasan diatas, akan lebih baik jika anda sudah mampu beli emas Logam Mulia untuk tidak menggadaikannya.. dengan asumsi kenaikan setiap tahun dengan rata2 10-15% bisa diraih untuk apa harus membayar biaya bunga atas pinjaman gadai emas tersebut..

    Hemat saya tanamkan BUDAYA cukup, maksudnya gak usah ngoyo dapet margin keuntungan yg tidak jelas sedangkan biaya simpanan di tempat gadai Anda sudah pasti yaitu 5000/gram perbulan…

    Dengan budaya cukup, saya rasa Anda akan mendapat margin utuh tanpa perlu mengeluarkan biaya apapun.. orang tua bilang investasi emas pasti untung itu benar namun untung kalo dak ada biaya apapun…

    Pada dasarnya PIHAK BANK akan senang sekali dengan membiayai hutang dengan potensi gagal bayar yang nilainya NOL… jika Anda menjadi PIHAK BANK pastinya akan melakukan apapun agar orang lain pinjam uang dari Anda terlebih dengan resiko gagal bayar yang nilainya NOL ( asumsinya jika anda gagal bayar maka pihak bank dengan mudahnya meraih modalnya kembali cukup dengan menjual aset yang Anda gadaikan.. bayangkan jika aset itu Rumah mereka akan terkendala dari biaya notaris, biaya lelang maupun biaya Pengadilan)

    Kesimpulannya lebih baik Anda beli semampunya, simpan, syukur2 bisa nambah lagi emasnya atau jual jika Anda butuh uang…

    Budaya CUKUP bisa membuat nyaman hati dan tentram keuangan… tidak perlu was2 liat harga emas naik-turun.. sudah itu margin beli-jual emas logam mulia perlu di pertimbangkan….

    Demikian semoga Anda mampu untuk menanamkan BUDAYA CuKuP tersebut…

    Salam.

    • Amru Sahmono says:

      yes bung nuno, enough is enough, kebanyakan orang memang merasa “banyak kurang banyak”, menjadi pelajaran buat kita

  42. handri says:

    sebenarnya bagus itu gadai emas, karena uang gadainya bisa diputar untuk beli induk lobster. nanti ditahun depan lobsternya bisa di jual untuk beli emas lagi. Tapi apa lobsternya laku, ya?

    Yang jadi pertanyaan saya bagaimana biaya titip tahun ke 2 dan 3, apakah bisa ditutup dari kenaikan harga emas ? Wassalam.

  43. amamaali says:

    remember, sponsornya Pak Rully adalah BRI syariah
    sooo klo mau cara ini berjalan efisien dan maksimal, pilihlah BRi Syariah
    karena emang bisa sewa-nya sangat murah, dihitung flatt setara dengan 1% – 1,5% / bulan (tidak dihitung berdasarkan prosentasi tapi Rp.), tergantung berapa banyak emas anda
    Sooo, kebun emas emang harus jeli mengamati biaya sewa, klo nggak yaa moddaarr

  44. Barracuda says:

    bisnis emas lagi merajalela dan banyak yang menggeluti saat ini karna harganya yang terus naik dari bulan ke bulan. terimakasih atas informasinya…

  45. doni says:

    Sistem Kebunemas jelas dan pasti sudah mendatangkan return yang besar dan menjadi punya banyak sekali emas batangan, yaitu bagi pencetus ide tersebut (Rully Kustandar).
    Return-nya dari jualan E-book sama dari biaya seminar.
    hahahahahahahahaha

  46. hendra nata says:

    Iya orang indonesia manja”…maunya isntan, mungkin terbiasa karna makan mie instan….
    Skrang ada lagi nih mas yg lg dibicarakan dimana”..
    Namanya spedline….saya yakin umurnya ga panjang…kasihan yang akhir…

    • Amru Sahmono says:

      betul mas, kalo model ‘bisnis’ seperti speedline menurut saya akan tetap ada selama orang serakah masih ada di muka bumi ini :D

  47. shiel says:

    setelah dipikir pikir investasi emas memang bagus utk jangka panjang, krn harga mas pasti naik, dan norisk, zero inflation, plg klo disimpan ga aman bisa diambil maling, sprt mbah saya ditaruh dlm tanah ditutup semen biar malingnya ga tau, asal jgn ada gempa atau stunami, tetep aja hilang emasnya, yg terpenting apapun itu investasinya janganlah kita dibuat menjadi manusia yg rakuz dan penuh kekwatiran harta benda dunia, semua itu titipan Allah, jadilah manusia yg damai mensyukuri rahmat dan berkat Ilahi dan jangan lupa berbagi kepada sesama amin

  48. galih says:

    Salam kenal All,

    mengenai bisnis berkebun emas menurut aku sih buat jaga2 aja neh dunia lagi rame ancaman krisis Yunani yg berdampak ke amrik & eropa, jadi apa salahnya jaga2 inves di kebun emas…bener kalo untuk jangka pendek mungkin lumayan juga panennya…kita liat aja 2 bulan ini…???

    nah ane mau sharing neh..perihal link web berikut
    http://greatinves.wordpress.com/2011/05/31/info-promo-mitrosgroup/

    mohon bisa memberikan komentarnya donk…???
    apakah bener nih bisnis, dan apakah sudah ada yg jadi
    anggota, dan hal apa yg perlu kita jadikan patokan dasar bahwa ini bukan bohongan..misal ijin2 perusahaan tsb (SITU/SIUP/NPWP/SPT terakhir/dll)

    trims sharing infonya…

    Galih Babel

  49. dimas says:

    luar biasa…….tapi untungnya saya termasuk yg suka konvensional, awal tahun saya beli antam 100 gr sebanyak 10 btg,harganya 406 rb,tak taruh aja di save deposit boox,setahun sewanya 250 rb, aman dan ga banyak pikiran

  50. Nugi says:

    salam…aku ingi beli emas dan ingin menyimpan untuk investasi jangka panjang….mungkin ada yang tau bagaimana cara penyimpanan nya dan perhitungan biaya simpan? di Pegadaian dan di Bank? mungkin bisa share soal ini..thanks

  51. dewi says:

    sharing pengalaman ; april’11 saya beli LM 100 gr Rp. 42 juta sekarang harganya Rp, 52 juta…. kalo saya jual untung 10 juta……
    waaaahhhh kalo di simpan untuk 7 tahun kedepan jadi berapa nilainya ya ………..

  52. anynomous says:

    1. Cara berkebun emas cuma memperkaya orang bank aja
    2. Metode dasarnya gali lobang, tutup lobang
    3. Si rully jualan ebook dan mitra orang bank, ya iyalah ambil untung dari sana
    4. Orang bodoh yang mau bolak-balik ke gadai trus toko emas berkali2
    5. Rasionya 70:30, 70 orang gadai 30 kita
    6. Indonesia negara bebas berpendapat

  53. Mbah Bejo says:

    Oalah… gitu aja kok repot tho…
    Lha mbok kayak simbah, tinggal beli emas terus dipendem di bawah rumah. Kalo ada duit ya beli emas lagi, terus pendem lagi, dst. Lha nanti kalo dah 20 tahun baru makam emasnya dibongkar terus dijual lagi.
    Hidup ini mbok ya dibikin mudah aja dech, nggak usah pake gadai2an dan utang2an, tambah mumet….

    Matur Suwun

  54. iip says:

    di pikir pikir setelah baca pendapat dari sekian orang tentang berkebun mas sy jadi batal niat berkebun emas,baiknja tdk memaksakan kehendak apa adanja mampu beli satu gram perbulan mendingan beli dan simpen dst.kalau mau berkebun baiknja berkebun nanas saja atau semangka hasilnja buat beli emas haha ha indonesia bebas brpendapat ko segitu aja repot…….

  55. mbahe says:

    saya beli emas untuk perhiasan aj, selain harganya kemungkinan besar naik klo gak naik ya lumayan buat gengsi aj toh dipake juga nambah PD

  56. taufik says:

    hadweeh… obrolan kelas tinggi.. yang penting investasi yang riil aja deh. biar ga mumet.. :P

  57. feni says:

    Saya diminta suami utk cari info soal kebun emas. Melihat diskusi ini keputusan sy sudah bulat: mending investasi emas konvensional ajaaaa. . . Pegel ngitung dan males bayangin bolak balik pegadaian. . . Hehehe

  58. Ahmad Alfaini says:

    Teknik berkebun Emas kayaknya telah memicu kita untuk berinovasi dengan berbagai cara. Sekarang beberapa bank syariah meluncurkan berbagai program untuk menjaring nasabah emas. Disini saya ingin sharing sedikit, kalau anda ingin investasi, saya akan tunjukkan caranya. Syaratnya anda mengeluarkan dana Investasi minimal 5 juta. Dan yang menarik setiap minggu anda bisa dapat penghasilan 10 % / Rp. 500 ribu selama 1 tahun, bisa diperpanjang lagi sampai waktu yang tidak terbatas. Anda hanya mengeluarkan dana inventasi, tidak perlu bayar biaya lain-lain, seperti bayar sewa tempat, biaya administrasi, asuransi dsb. Kalau ada yang berminat email ke moh_noer23@yahoo.com

  59. Zachary says:

    “Investasi emas”? Mungkin terlalu euphoric. Menurut saya, yang prinsip adalah, emas adalah tabungan yang adil. Mengapa adil? Karena ia mempunyai nilai di dirinya sendiri. 1 gram emas 24 karat yang kita tabung tahun 2005 adalah tetap 1 gram emas 24 karat saat kita “tebok” di tahun 2013. Suatu barang yang bisa ditukar dengannya di tahun 2005 pun tetap mampu menukar yang serupa di tahun 2013. Tidak pernah ia berubah bahkan 0,25 gram sekalipun.
    Demikian pula, 1 Dinar tahun 2005 adalah tetap 1 Dinar saat kita menggunakannya di tahun 2013. Tidak pernah ia bertambah bahkan seperempat Dinar pun. Kemampuan tukarnya pun serupa dengan emas tadi.
    Yang membuat euphoric adalah “uang kertas” yang dicetak secara tidak realistik. Coba, kalau Peruri baru boleh cetak selembar kertas 1 Rupiah (kertas ini lebih praktis) dengan syarat punya jaminan 1 gram emas, euphoric emas ini mungkin tidak terjadi. 1 gram emas ya 1 gram emas.
    Jadi, ngga ada emas bisa dikebunkan.

    • Amru Sahmono says:

      yah kebun emas intinya itu jualan ide/konsep bagaimana “mengembangbiakkan” emas dengan sistem yg mereka buat, ya kalau sesuai bisa diikuti. klo saya sih, begitu ada duit, langsung beli emas. di goldgram sekarang ada beli emas nyicil, ini baru nyoba.

  60. wonk ndeso says:

    Yang jelas harga emas akan naik terus dan untung tuk investasi jangka panjang, yang turun cuma mas jawa

  61. bagus says:

    ngapain sih kalian di bego2in ama cara gthu..gak usah ikut seminar aja bisa..beli aja emas terus di kumpulin..lama sampai 1 kilo..terus klo harganya naik udah tuh di jual..beres.>!! wkwwkkw…masalah mo di taro di mana emas itu mudah ngapain taro di pegadean..! buat aja lemari besi terus di kunci…!!! bertahun2 pun gak bakal ilang kecuali ada malaing masuk.>!! beres :D :D :D

  62. totenkopf says:

    ini yg diributin kebooon mulu, di ebook tersebut ada satu hal yg luput dari pantauan pembacanya (menurut saya), jika kita menggadaikan emas, memangnya kita tidak mencicil pinjaman gadai tersebut? bagaimana jika punya dana hanya pas2xan? menurut hemat saya jika ingin menggadai emas, at least kita punya pemasukan rutin minimal sejumlah cicilan hutang gadai, jadi lebih save. Apalagi bank jaman sekarang mematok gadai emas maksimal 4 bulan, so dalam waktu 4 bulan emas kita naiknya berapa %?? jika biaya titip gadai mencapai 1,2%/bulan x 4 bulan = 4,8%, artinya dalam 4 bulan emas kita minimal harus naik 5%, jadi untungnya hanya 0,2% dalam 4 bulan, dapet apaan tuh keuntungan 0,2% hihihihii, kalau saya pribadi, saya beli emas, kemudian saya gadaikan, kemudian hasil gadai tersebut saya belikan emas lagi, kemudian saya cicil biaya gadai emas tersebut sampai lunas, setelah itu, berarti saya sdh punya 2 keping emas, setelah itu saya gadaikan dua2xnya, lalu saya belikan emas lagi, dengan catatan saya memiliki pemasukan rutin yang cukup untuk membiayai / mengembalikan gadai tersebut (sebab pemasukan rutin saya tidak mampu untuk langsung membeli 10gr emas, jadi mending saya beli dengan mencicil hehehhehe) kesimpulannya : disiplin dalam menabung sekalian berinvestasi

Beri Komentar

[+] kaskus emoticons nartzco