Twitter
LinkedIn
RSS
Facebook

Marketing Tradisional VS Marketing via Internet

About

I am a full Time Internet Marketer. I do enjoy all the money making online activities. I am interested in Neuro Linguistic Programming and Gardening in my spare time. Follow me on Twitter - @mramru

Marketing adalah oksigen bagi bisnis. Tanpa marketing, Anda tidak akan bertahan lama di jagat bisnis. Masalahnya dalam jagat yang reguler, marketing adalah mahal. Boleh dikatakan, marketing adalah pengeluaran bisnis yang terbesar. Maka, jika keliru dalam marketing, keseluruhan eksistensi bisnis Anda akan sangat terancam.

Internet menciptakan jagat yang tidak reguler sehingga merombak total konsep marketing tradisional. Pertama-tama, internet memangkas habis biaya tinggi dalam marketing. Internet bisa membuat Anda menjangkau ribuan konsumen baru dengan modal hanya beberapa puluh/ratus ribu rupiah. Yang lebih penting, Internet memungkinkan Anda mengontak kembali dan berinteraksi kembali dengan para konsumen baru itu kapan saja dan berapa kali saja dengan ongkos yang nyaris gratis. Sungguh keuntungan yang luar biasa.

Karena kemanfaatan dari segi ongkos inilah maka jutaan bisnis baru bermunculan via online. Tak pelak, seolah-olah simbol status untuk millenium baru ini adalah Anda harus punya halaman web sendiri. Namun, jika ingin mengeruk uang lewat internet, halaman web itu hanya menjadi langkah awal. Halaman web harus dikelola sedemikian rupa sehingga dikunjungi sebanyak mungkin orang. Jangan sampai seperti memasang billboard di tengah gurun Sahara. Jika tidak seorang pun melihatnya, sama halnya billboard itu tidak ada. Gunanya jadi hilang.

Untuk internet, tiga kata kuncinya adalah 1. TRAFFIC, 2. TRAFFIC, dan 3. TRAFFIC. Tugas terpenting Anda adalah mendorong sebanyak mungkin traffic (lalu lintas pengunjung) ke situs Web yang Anda kelola. Jika tidak ada traffic, maka situs Anda tidak ada nilai bisnisnya.

Saya ulangi : “Halaman web dan segala isinya adalah bukan apa-apa, yang jadi apa-apa adalah traffic-nya. Semakin banyak yang mengunjungi, semakin bernilai web beserta isinya.”

Untuk memahami perbedaan antara Marketing Tradisional dengan Marketing via Internet sudah saya rangkum dan bisa langsung Anda download disini (PDF – 30KB)

Atau bisa Anda view langsung saja disini. Semoga memberi pencerahan.


BACA TULISAN MENARIK LAINNYA :

Komentar:


Satu komentar di “Marketing Tradisional VS Marketing via Internet”

  1. hinsaap says:

    traffic memang jantung utama bisnis online..tanpa traffic bisnis online sebagus apapun tidak akan ada manfaatnya…

    pasang iklan, iklan gratis, jual beli

Beri Komentar

[+] kaskus emoticons nartzco